disqus

UBL Jadi Delegasi RI Persidangan di New York


INDONESIANSTUDY.com - JAKARTA -Untuk kedua kalinya, Universitas Budi Luhur (UBL) mendapat undangan Direktorat Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di persidangan  Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.
 

Dosen Fisip Universitas Budi Luhur Denik Iswardani Witarti, Ph.D mewakili UBL menjadi salah satu Delegasi Republik Indonesia (Delri) dalam  Sixth Biennial Meeting of States on the Programme of Action (BMS6). 

Denik Kedua Kanan
Seperti diketahui BMS6 adalah pertemuan anggota PBB yang membahas pelaksanaan PoA (Programme of Action) dalam mengurangi peredaran gelap  senjata kecil kaliber ringan (Small Arms and Light Weapons/SALW) tingkat nasional, regional maupun global.

Denik Iswardani menjelaskan, Sidang berlangsung di Markas Besar New York pada 6-10 Juni 2016 membahas pandangan negara-negara anggota PBB mengenai beberapa isu sensitif yang berkaitan dengan pengaturan SALW. Dia mengusulkan Delri untuk mempertimbangkan letak geografis Indonesia yang rawan penyelundupan senjata gelap.

“Selain itu, Indonesia juga harus memperhatikan betapa seringnya konflik bersenjata terjadi, masukan itu saya ungkapkankan untuk menguatkan Delri dalam menjaga keamanan nasional Indonesia selama proses negosiasi di persidangan  PBB. Terlebih lagi Indonesia masih belum menandatangani Arms Trade Treaty (ATT) karena tidak sesuai dengan kepentingan nasional Indonesia,” Kata Denik (21/06).

Persidangan berlangsung sampai malam, setiap hari menghasilkan konsensus bersama. Perkembangan mengenai implementasi PoA ini akan kembali dibahas dalam Revcon3 di markas PBB pada tahun 2018 nanti.(ysf)



.

Related

international 1531281379362862536

terkini

Recent Posts Widget

populer

TrueBusiness

Newsletter

item